Saturday, June 21, 2014

Mau Cepat Kaya? Selalu Bagi Penghasilanmu Jadi 5 Bagian

Li Ka-Shing
mengenai masalah keuangan entah kenapa saya sangat tertarik untuk menguaknya. dan hari ini saya akan. mencoba memuat tentang bagaimana seorang Li Ka-Shing mengelola penghasilan dan perilakunya untuk menjadi pribadi yang sukses. mari kita simak cerita beliau.


Li Ka-Shing, pengusaha terkenal dari Hongkong membagikan caranya untuk menjadi kaya dalam waktu singkat. Orang yang juga dikenal sebagai orang terkaya di Asia ini memiliki cara unik yang bisa kita tiru jika mau berkembang pesat sebagai seseorang yang sukses.

disini kita bisa tahu bagaimana Li Ka-Shing mengalokasikan pendapatan dan bertingkah laku sebelum, selama dan setelah ia menjadi orang sukses. Penasaran kan?

Tentang Mengalokasikan Pendapatan


1. Selalu Bagi Pendapatanmu Jadi 5 Bagian

 

Berapapun Penghasilanmu Selalu Pisahkan Jadi 5 Bagian
 
Menurut Li, apapun yang terjadi dan tidak peduli berapa pun penghasilanmu. kamu harus membaginya menjadi 5 bagian. Dengan begitu kamu dapat mengatur pengeluaranmu dengan baik.

2. Dana 1: Biaya Hidup

Gunakan Sebagian Pengahasilanmu Untuk Hidup Sehari-hari 

“Pilih makanan yang murah. Untuk sarapan kamu cuma perlu susu dan telur. Makan siang bisa kamu isi dengan menu sederhana dan buah. Memasaklah sendiri untuk makan malam. Menunya cukup dua jenis sayur dan segelas susu sebelum tidur. Selama badanmu masih muda, kamu tidak akan bermasalah dengan pola makan seperti ini”.

3. Dana 2: Menjamu Teman

Sisihkan Penghasilanmu Untuk Biaya Sosial

“Perluas pergaulanmu. Ini akan membuat kamu jadi pribadi yang berkembang. Gunakan uang ini untuk biaya telepon dan mentraktir teman. Ingat, teman yang kamu jamu haruslah yang lebih dari kamu. Dia harus punya semangat yang lebih darimu, lebih kaya dari kamu atau punya pengaruh dalam perkembangan karirmu. Dalam setahun, kamu akan punya banyak teman. Dan dikenal sebagai orang yang baik dan pemurah”

4. Dana 3: Dana Belajar



Pisahkan Penghasilanmu Untuk Beli Buku dan Ikut Pelatihan

Karena kamu belum punya banyak uang, kamu harus fokus ke belajar. Sisihkan uang untuk beli buku setiap bulan. Resapi dan pelajari apa yang diajarkan di buku itu. Setelah selesai membaca, tuliskan lagi isi bukunya sesuai dengan pemahamanmu. Jangan ragu-ragu juga untuk mengikuti pelatihan yang bisa meningkatkan kemampuanmu 

Dana 4:  Uang Untuk Wisata

Gunakan Sebagian Penghasilanmu Untuk Berlibur

 “Pergilah berwisata minimal sekali setahun. Tinggal saja di hotel yang murah agar mengemat biaya. Gunakan kesempatan ini untuk mengisi ulang energimu agar kamu tetap bersemangat dalam bekerja”

6. Dana 5: Dana Investasi

 Manfaatkan Penghasilanmu Untuk Berinvestasi

“Belajarlah untuk berinvestasi. Masukkan uang ke bank sebagai modal awal. Cara termudah adalah datang ke penjual grosir, lalu cari barang yang bisa kamu jual lagi. Saat kamu sudah bisa menghasilkan uang dari bisnis kecil-kecilan ini, kamu akan bersemangat untuk belajar bisnis lebih banyak lagi”

7. Berhematlah Soal Belanja Pakaian

 

Jangan Belanjakan Uang Terlalu Banyak Untuk Pakaian

“Tekanlah pengeluaranmu untuk belanja pakaian. Kamu bisa beli semua yang kamu mau saat kamu sudah kaya nanti. Lebih baik gunakan uangmu untuk membeli kado bagi orang-orang terdekat. Jelaskan kepada mereka impian, cita-cita dan apa yang sedang kamu kerjakan untuk mencapainya. Buat mereka paham kenapa kamu sangat berhemat”

Tentang Mengobarkan Semangat Kerja

8. Setahun Pertama Belum Juga Naik Gaji?

 
Harus Merasa Malu Jika Dalam Setahun Gajimu Tidak Naik

“Kalau kamu sudah berjuang selama 1 tahun dan belum juga naik gaji, itu tandanya kamu tidak berkembang sebagai individu. Pergilah ke supermarket terdekat, beli tahu yang terkeras yang bisa kamu temukan. Pukul kepalamu dengan tahu itu. Kamu pantas mendapatkannya”

9. Jangan Cepat Puas

Jika Gajimu Naik Hanya 15% Kamu Harus Cari Pekerjaan Tambahan

“Saat gajimu naik tapi masih sekitar 15%, itu artinya kamu harus mencari pekerjaan tambahan. Cobalah berjualan. Menjadi pedagang memang menantang, tapi kamu akan banyak belajar soal apa yang bisa diterima pasar dan apa yang tidak. Kamu juga akan bertemu orang-orang yang akan berpengaruh bagi karirmu kelak. Hampir semua pengusaha sukses adalah pedagang yang baik”

Tentang Bersikap Saat Masih Miskin dan Saat Sudah Kaya

10. Perbuatan Baik dan Kekayaan

Berbuat Baik Kepada Orang Lain Waktu Miskin, Ketika Kita Kaya Orang Pun Akan Berbuat Yang Sama

“Jika merasa dirimu miskin, belanjakan uangmu untuk orang lain. Saat kamu sudah kaya, barulah belanjakan uang untuk dirimu sendiri. Kebanyakan orang justru melakukan yang sebaliknya.”

11. Kamu Harus Keluar dan Rela Dimanfaatkan Saat Masih Miskin

 
Biarkanlah Dirimu Dimanfaatkan Ketika Miskin, Karena Itu Tak Akan Terjadi Lagi Ketika Kamu Kaya

“Ketika dirimu masih miskin, keluarlah lebih banyak dan jangan sering di rumah. Saat sudah kaya, kurangilah intensitas keluar dan habiskan lebih banyak waktu di rumah. Ini adalah seni kehidupan yang sering dilupakan orang”

12. Pemurahlah Saat Miskin, Jangan Menghamburkan Uang Saat Kaya

Kamu Harus Loyal Pada Orang Lain, Jangan Foya-foya

“Saat kamu masih miskin, belanjakanlah uang agar orang lain bisa melihat. Saat sudah kaya, jangan biarkan orang lain melihat kamu sebagai pribadi yang suka berfoya-foya. Dengan melakukan ini hidupmu akan mencapai titik keseimbangan”

Muda, Miskin, Tapi Ingin Kaya? Bisa Kok!

13. Kamu gak Perlu Takut Miskin

 
 
Tidak Ada Yang Salah Dengan Menjadi Muda Dan Miskin

“Yang harus kamu tahu adalah bagaimana berinvestasi untuk meningkatkan kemampuanmu. Kamu harus memahami apa yang paling penting di hidupmu, di bagian mana kamu harus menginvestasikan waktu dan tenaga lebih banyak.”

14. Semua Bisa Direncanakan

 
Hidup Bisa Didesain, Karir Bisa Direncanakan, Mulailah Tentukan Langkahmu Dari Sekarang

“Hal-hal baik yang terjadi dalam hidup bisa direncanakan. Kebahagiaan bisa diatur. Kamu harus turun tangan untuk mengaturnya mulai dari sekarang”

begitulah cara seorang Li Ka-Shing mengatur penghasilan serta bersikap setelah menjadi orang yang terbilang sangat sukses. sangat menginspirasi saya khususnya. semoga akan menjadi wejangan yang sangat berarti untuk para pembaca Aamiin..