Sunday, October 7, 2012

Inilah Proses Pemanenan Kelapa Sawit - Bagan Batu / RIAU

Kelapa sawit merupakan cikal bakal dari minyak goreng yang seyogyanya menjadi bahan utama dalam memasak di kehidupan sehari-hari. kali ini saya ingin menceritakan sedikit hal tentang kegiatan Pemanenan Kelapa sawit yang saya saya liput di daerah RIAU yaitu perkebunan milik salah seorang warga Baga batu tepatnya di desa Gelora, Paket. B Jalur V. berikut kita simak bagaimana proses selengkapnya Foto ini saya ambil secara
lansung tanpa adanya unsur repost dari pihak manapun dan ini asli jepretan Camera Handphone saya yaitu Samsung Galxy Mini.



bagi anda yang mungkin baru pertama kalinya melihat proses pemanenan kelapa sawit ini mungkin terlihat sangat aneh atau terbayang suatu pekerjaan yang sangat berat. benar?". Galah atau tiang panjang yang di pergunakan untuk memanen buah kelapa sawit ini tebuat dari "Campuran Fiber dan Alumunium". sedangkan Logam Besi yang melengkung  dan sangat Tajam ini, yang terkait erat dengan tiang panjang Fiber bernama "Egrek"(begituu para petani menyebut besi tajam ini).


Nah mungkin dengan adanya foto diatas bagi anda yang baru pertama kalinya melihat proses memanen buah kelapa sawit ini. pastilah bertanya-tanya berapa panjang Besi Fiber yang di gunakan??. Jawabanya adalah semua itu tergantung pada umur dan tinggi pohon. misalkan seperti keaadan medan kebun kelapa sawit ini besi fiber yang di gunakan sekita 8-10 meter. anda dapat melihatnya fotonya sendiri.


sedikit gambaran dari saya' bahwasanya untuk mengakat pipa besi fiber supaya bediri  tegak mengarah ke tankai buah kelapa sawit memerluka tenaga yang Extra. karna ini sangatla tidak mudah dan memerlukan keseimbangan serta konsentrasi penuh. tak tajarng pula mengakibatkan cidera.



Lalu kemudian pasti para pembaca juga berfikiran  "bagai mana cara supaya buah kelapa sawit ini dapat jatuh kebawah,  dengan ketinggian 8-10 meter apa bisa terlihat???".
Jawabanya : Semua jenis tanaman berjenis buah mempunyai tangkai , sama sepeti halnya Kelapa sawit.tubuhan yang mempunyai nama latin Elaeis guineensis  ini juga mempunyai tangkai buah. nah tangkai inilah yang harus di potong menggunakan "Egrek". ada filosof mengatakan bahwasanya "Bisa itu karna terbiasa", begitu juga dengan pekerjaan ini. untuk dapat belajar melakukan pekerjaan ini atau yang di kenal oleh para penduduk sekitar disebut "Ngegrek", memerlukan waktu yang cukup lama yaitu mulai dari 1-3 tahun hingga sampai bisa menjadi lincah. Fakta kebenaran ini saya dapatkan dari Rekan saya yang ada di dalam Foto dokumen tasi ini yaitu Rekan karib saya Basir. 


Proses memanen



Nah gambar diatas merupakan tugas kedua yaitu mengakat buah sawit yang sudah jatuh atau sudah di petik untuk di bawa ke tempat penimbangan atau lansung di muat di mobil.


beban yang diankat dalam satu sorongan atau ankutan ini tidak ringan seperti yang di bayangkan. beban maksimal bisa sampai 110kg lebih. dan berat buah ini berfariasi pula. berikut dokumentasi lainya


Proses Pengangkutan Buah Sawit ke Mobil Pic up





Demikianlah gambaran serta dokumentasi Proses pemanenan Kebun kelapa sawit di Bagan batu, riau. Khususnya di Desa Gelora Paket. B, Jalur V. smoga bermanfaat dan menjadikan kita kaya akan wawasan serta pengetahuan. salam sukses :)